membangun serta membuka ruang seluas – luasnya untuk mengembangkan ‘budaya dialogis’ dari berbagai basis pemikiran yang ‘elastis’ pada kebaruan, kemajemukan dan kemanusiaan. rumah dialog juga menawarkan dialog – dialog strategis, konseptual, transformatif dan dari segala arah atas problem – problem dalam meneropong ‘arah budaya’ di masa depan. rumah dialog mengagendakan upaya-upaya untuk ‘melawan’ dominasi banalitas, sterilisasi dan asylum budaya dengan mengembangkan ‘budaya tanding’ (counter culture). semoga bermanfaat
membangun ‘budaya dialogis’ dengan menawarkan;
a. seminar ilmiah tentang budaya untuk kemanusiaan,
b. pelatihan bersama untuk kemanusiaan tentang ‘kecerdasan budaya’,
c. diskusi terbuka tentang ‘budaya alternatif’ untuk kemanusiaan,
d. debat ‘budaya kekinian’ untuk kemanusiaan dari berbagai prespektifnya,
e. dialog ‘budaya keseharian’ dengan lebih produktif dan substantif
w: www.rumahdialog.wordpress.com
e : rumahdialog@rocketmail.com
No: 01/RD-YAP Inst/IC/VI/2009
DIES EMAS 50 ITB
The ITB’s Golden Anniversary, International Conference on
CULTURAL NIGHT: FINE ART AND DESIGN
The Shifting from Traditional to Contemporary Visual Culture
Institut Teknologi Bandung (ITB) – Campus, Bandung, 15th- 20th of June, 2009
The topics cover areas of vast development of visual media and how it help us and how to avoid visual pollution, the use of symbolic language and how it transforms life, creativity and creative industry as a focal point to economic development
Invited Speaker:
Dr. Axel Feuss (Germany)
Dr. Anand Moersid (Indonesia)
Kartini Ilyas (Malaysia)
Fumiya Sawa (Japan)
Dr. Yasraf A. Piliang (Indonesia)
———————————————————————
No: 02/RD-YAP Inst/TSI/VII/2009
‘Sastra Indonesia Pascakolonial’
Temu Sastrawan Indonesia (TSI) II
Tempat: Mahligai Serumpun Sebalai – Disbudpar
Provinsi Kep. Bangka Belitung
Waktu: 30 Juli – 02 Agustus 2009
sesi 01
‘Merumuskan Kembali Sastra Indonesia: Definisi, Sejarah, Identitas’
Pembicara: Agus R. Sarjono, Sapardi Djoko Damono,
Saut Situmorang & Yasraf Amir Piliang (YAP)*
sesi 02
‘Kritik Sastra Indonesia Pascakolonial’
Pembicara: Haryatmoko, Katrin Bandel, Syafrina Noorman & Zen Hae
sesi 03
‘Membahas Teks & Gerakan Sastra Mutakhir: Mencari Subjek Pascakolonial’
Pembicara: Nenden Lilis Aisyah, Nurhayat Arif Permana,
Zurmailis & Radhar Panca Dahana
sesi 04
‘Penerjemahan Sastra: Keharusan, Pilihan atau Sekedar Pekenalan’
Pembicara: Anton Kurnia, Jean Coectou, Arif Bagus Prasetya, John Mc Glynn
‘Identitas dan Liminitas: Sastra Pos-Kolonial dalam Retakan Imajinasi’
(YAP)*